Menular Lewat Hubungan Seksual, LGBT Juga Rentan Kena Hepatitis

JawaPos.com – Penularan penyakit hepatitis A, B, dan C bisa terjadi melalui berbagai cara. Salah satunya lewat hubungan seksual. Penyakit ini dapat menular, antara lain melalui darah yang terkontaminasi dan kontak seksual.

Jika seorang ibu yang sedang mengandung menderita hepatitis B atau C, maka kemungkinan anak yang dilahirkan juga akan mengidap hepatitis tersebut. Virus hepatitis B dapat ditemukan pada darah, cairan vagina atau sperma. Sedangkan hepatitis C lebih rentan tertular lewat darah.

“Kalau melalui hubungan seksual seberapa tinggi penularannya? Kita lihat dulu hepatitis B atau C. B bisa menular lewat hubungan seksual tapi angkanya kecil penularan dari suami ke istri atau istri ke suami, yaitu sekitar 3-5 persen. Yang paling cepat itu dari ibu ke anak,” kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan, dr. Wiendra Waworuntu, M.Kes, dalam diskusi bersama Philips Indonesia baru-baru ini.

Hari Hepatitis SeduniaInfografis: informasi mengenai penyakit hepatitis. (Rofiah Darajat)

Tak hanya yang heteroseksual, Wiendra menegaskan penularan juga bisa pada pasangan sejenis atau kelompok Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT). Oleh karena itu, dia menegaskan agar siapa saja kelompok berisiko selalu menggunakan kondom untuk hubungan seksual yang aman.

“LGBT itu menularkan melalui seks. Kenapa negara maju itu biasa untuk sadar soal ini. Kalau di Indonesia untuk pasangan sejenis katanya digrebek, katanya anti LGBT. Akan tetapi sesama LGBT harus tahu seks yang aman pakai kondom,” tukasnya.

Atas dasar itu, perilaku seks yang aman penting diterapkan. Di antaranya, dengan tidak berganti-ganti pasangan dan menggunakan kondom.

Kemudian, untuk ibu hamil, segera lakukan pemeriksaan awal guna memastikan tidak menderita hepatitis. Selanjutnya, lakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur.

Bayi yang lahir dari ibu yang terinfeksi hepatitis B harus mendapatkan imuno globulin hepatitis B dan harus diberikan vaksin hepatitis B dalam waktu 12 jam setelah lahir untuk mencegah penularan infeksi virus hepatitis B dari ibu ke anak. Jika lewat dari 12-24 jam, maka virus sudah terlambat masuk ke dalam hati bayi.

(ika/JPC)

IDHOKI adalah AGEN SBOBET Resmi Terpercaya Indonesia dengan memberikan pelayanan 24 jam maximal dan transfer antar semua bank jika bank offline.