Sekjen PKB: Tidak Ada Celah Serang Jokowi Lewat Isu SARA

JawaPos.com – Merujuk pada Pilpres 2014 silam, Joko Widodo (Jokowi) selalu diserang politik identitas dan suku, agara, ras, antargolongan (SARA). Lantas di 2019 ini apakah Jokowi bakal diserang isu itu lagi?.

Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding mengatakan, walaupun menurut survei Jokowi masih diserang dengan isu SARA dan politik identias di 2019 mendatang. Namun ia meyakini tidak akan ada serangan itu. Alasannya karena Jokowi telah menggandeng tokoh muslim Ma’ruf Amin.

“Tetapi dengan wakilnya Ma’ruf Amin orang sudah tidak bisa lagi mencari celahnya (menyerang isu SARA dan politik identitas),” ujar Karding di Rumah Cemara, Jakarta, Jumat (24/8).

Walaupun dulu Jokowi banyak diserang isu anti-Islam, dan keturunan PKI tapi nyatanya itu terbantahkan sendiri. Dengan Jokowi turun ke pesantren dan dekat dengan ulama.

“Jadi kesehariannya publik juga sudah tahu kalau beliau seorang muslim yang taat,” katanya.

Oleh sebab itu Anggota Komisi III DPR ini mengaku yakin politik identitas dan juga SARA tidak akan laku dipakai lagi di Pilpres 2019 mendatang. Sehingga menggandeng Ma’ruf Amin sudah tepat bagi Jokowi.

“Jadi menurut kalau pun ada, mungkin tidak akan laku,” katanya.

Lebih lanjut Karding mengaku Persaudaraan Alumni 212 juga juga tidak sesolid dahulu. Beberapa pihak sudah ada yang mendukung Jokowi lewat hasil kerja-kerja nyata. Oleh sebab itu dukungan 212 ini sangat berarti di Pilpres 2019.

“PA 212 itu pasti tidak sesolid dahulu. Terbelah,” pungkasnya.

(gwn/JPC)

Situs Sbobet Judi Bola Online Indonesia Terpercaya Terbaik Terbesar Dengan Layanan Perbankan 24 Jam.