Benarkah Sering Minum Air Dingin Pengaruhi Berat Badan? Ini Jawabannya

JawaPos.com – Pulang aktivitas seharian, paling enak adalah membuka lemari es kemudian meneguk segelas air dingin. Segala rasa lelah dan dahaga musnah seketika. Namun ada berbagai mitos yang mengaitkan minum air dingin dengan berat badan. Benarkah demikian?

Ada mitos yang menyebutkan air dingin dapat membantu membakar lebih banyak kalori sepanjang hari. Atau justru sebaliknya, sering minum air dingin juga bisa membuat badan lebih gemuk. Seperti apa sebetulnya fakta yang tepat?

Meskipun masuk akal ketika tubuh menggunakan banyak energi untuk pembakaran, dilansir dari PopSugar, Minggu (2/9), penelitian telah menemukan bahwa (sekitar empat hingga tujuh kalori per gelas) saat minum air putih biasa masih terlalu sedikit membakar kalori.

Namun, minum air dingin memang menawarkan manfaat untuk menurunkan berat badan. Menurut Dokter Medis Bersertifikat dari Amerika Serikat, Jacqueline Schaffer, MD, air dingin dapat meningkatkan sirkulasi darah di permukaan kulit secara khusus.

“Air dingin dapat meningkatkan penampilan kulit bercahaya. Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa meminum air dingin selama berolahraga dapat menurunkan dehidrasi dan membuat rasa lelah bisa berkurang,” jelasnya.

Alasannya karena air dingin membantu menjaga suhu tubuh menjadi lebih dingin. Namun terlepas dari suhu air, yang paling penting adalah kewajiban rutin minum air putih setiap hari minimal 8 gelas baik dingin maupun air biasa.

Hal itu bisa membuat tubuh terhidrasi. Sebab dehidrasi dapat menyebabkan kelelahan, mudah tersinggung, kram otot, pusing, dan sakit kepala, dan bahkan menyebabkan metabolisme melambat. Maka baik air dingin maupun air biasa, kuncinya adalah wajib minum air putih bukan sekadar ingin menurunkan berat badan atau tidak.

(ika/JPC)