Sekjen Parpol Koalisi Prabowo-Sandi Gelar Rapat Tertutup, Ini Hasilnya

JawaPos.com – Seluruh sekretaris jenderal partai koalisi Prabowo-Sandi kembali melakukan pertemuan tertutup pada (10/9) malam. Kali ini, pembahasannya terkait polemik Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan isu perekonomian.

Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno mengatakan, pertemuan seluruh Sekjen parpol koalisi ini merupakan tindak lanjut terkait validasi DPT yang tengah dilakukan KPU. Terkait hal itu, mereka terus berkoordinasi dengan lembaga yang diketuai oleh Arief Budiman itu soal pemilih ganda.

“Karena itu kan memang kan diberi waktu 10 hari oleh KPU untuk menyelesaikannya. Jadi ini tim bergulir, sangat aktif untuk melakukan komunikasi dengan KPU. Jadi itu yang sudah kami lakukan dan itu kita bahas di internal,” kata Eddy di kawasan Jakarta Selatan, Senin (10/9).

Selain DPT, Eddy menyebutkan pertemuan kali ini juga membahas perkembangan isu perekonomian Indonesia. Selain itu juga membahas mengenai agenda koalisi dalam beberapa hari ke depannya.

“Karena kan bagaimanapun juga setelah tanggal 23 (September) ini capres dan cawapres ini akan muter kemana-mana. Itu kita sepakati bersama dengan teman-teman parpol koalisi agenda yang bersangkutan berada dimana, kapan, dan siapa yang bertanggung jawab dan lain-lain,” ungkapnya.

Terakhir, kata Eddy, pertemuan kali ini juga membahas mengenai finalisasi tim pemenangan Prabowo-Sandiaga. Ia pun menegaskan finalisasi ini akan dilakukan hati-hati dan tidak ingin terburu-buru.

“Kami tidak ingin dalam posisi dimana daftarnya itu masih belum lengkap, belum sempurna, seluruh pihak belum menyatakan siap untuk bekerja ternyata kita sudah setor namanya. Nanti kan ada perubahan, ada yang merasa belum pernah dihubungi, ada yang merasa tidak cocok di badan atau direktorat tertentu sehingga tidak bisa kerja optimal,” pungkasnya.

(aim/JPC)