Janji Lebih Banyak Bicara Di Depan Publik, SBY Siap Di-Bully

Jawapos.com – Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan sikap dalam kampanye Pemilu 2019 mendatang. Melalui akun twitter pribadi miliknya, SBY mengatakan akan lebih sering berbicara supaya rakyat tahu apa yang akan dilakukan Partai Demokrat jika mendapatkan amanah.

“Dalam Kampanye Pemilu 2019 ini, izinkan saya untuk lebih sering berbicara agar rakyat tahu apa yang akan Demokrat lakukan jika mendapatkan amanah *SBY*,” ujarnya dalam akun twitter pribadi @SBYudhoyono, Rabu (12/9).

Dia mengatakan sebagai pemimpin partai politik, pihaknya memang mesti berbicara dalam keadaan tertentu secara terukur dan konstruktif. “Ingat, ‘speak is silver’ *SBY,” kata SBY.

Akan tetapi, sebagai mantan Presiden tentu tidak etis ‘tiap hari’ berbicara. Apalagi kalau bikin gaduh. Dia mengaku itu bukan karakter dirinya. Sehingga seringkali lebih baik bungkam karena ‘diam itu emas’.

“Dalam kapasitas saya sebagai pemimpin Partai Demokrat, sekali-sekali saya mesti sampaikan pandangan dan saran kepada negara dan pemerintah,” lanjutnya.

“Saya konsisten utk dukung kebijakan dan tindakan pemerintah yamg tepat serta pro-rakyat. Namun, saya sampaikan kritik dan saran jika yang ada sebaliknya,” kata dia.

Dia pun mengaku sudah siap ketika kritiknya kepada pemerintah bakal di-bully. “Setiap saya sampaikan pernyataan, ada yang setuju dan dukung, namun ada yang menentang dan marah. Tapi itu risiko saya. Demokrasi kan begitu,” pungkasnya.

(uji/JPC)