Buni Yani Masuk Timses Prabowo-Sandi, Posisinya Masih Dirahasiakan

JawaPos.com – Buni Yani belakangan disebut-sebut akan bergabung dalam tim pemenangan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno. Kabar itu menguat setelah pria yang divonis melanggar Undang-undang ITE itu menyambangi kediaman Djoko Santoso beberapa waktu lalu.

Dikonfirmasi mengenai hal ini, Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Pipin Sopyan membenarkan kabar tersebut. Menurutnya Buni Yani masuk dalam tim pemenangan. Namun posisi resminya masih dirahasiakan.

“Ya beliau (Buni Yani) diajak, ya itu (posisinya) dirahasiakan dulu,” ujar Pipin di Kertanegara IV Kebayoran baru, Jakarta Selatan, Rabu (19/9).

Lebih jauh Pipin mengatakan, dengan jumlah keseluruhan tim kampanye mencapai 800 orang, ia mebgaku kesulitan jika harus menyebut satu per satu jabatan seseorang, termasuk posisi Buni Yani. Oleh sebab itu dia meminta agar masyarakat menyaksikan sendiri pada saat pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Jadi saya harus menghafal 800 orang anda nanya ini itu, ya besoklah,” pintanya.

Sebagaimana diketahui, Pada syukuran hari ulang tahun ke-66 Jenderal (Purn) Djoko Santoso pada Sabtu (8/9), terlihat kedatangan Buni Yani. Adanya sosok pria yang divonis bersalah melakukan pelanggaran Undang-undang ITE itu pun menyedot perhatian sejumlah awak media.

Menanggapi hal itu, Djoko mengatakan Buni Yani memang sudah biasa datang ke kediamannya. Namun di kesempatan ini ia berencana menarik Dosen Ilmu Komunikasi itu masuk dalam Tim Pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno

“Insya Allah lah yah. Insya Allah tak suruh masuk (timses),” ujar Djoko.

(sat/JPC)