Kutip Ryamizard Ryacudu, Prabowo: Indonesia Hanya Bisa Perang 3 Hari

JawaPos.com – Calon presiden Prabowo Subianto mengungkapkan seandainya ada perang, Indonesia hanya mampu bertahan selama tiga hari. Ini menurutnya, karena keterbatasannya alutsista yang dimiliki. Prabowo mengatakan hal tersebut berdasarkan informasi dari Menteri Pertahanan (Menhan), Ryamizard Ryacudu.

“Saya mau kutip ucapan menteri sendiri. Menhan sendiri mengatakan kalau terjadi perang, kita bisa perang hanya tiga hari,” ujar Prabowo dalam sebuah acara bertemakan ‘Ngobrol Bersama 300 Jenderal dan Para Intelektual’ di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Sabtu (22/9).

Namun demikian, Prabowo enggan melanjutkan pidatonya tersebut, karena dia takut Ryamizard Ryacudu terkena reshuffle dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena informasi itu.

“Nanti kena reshuffle juga beliau. Memang saya kalau bicara apa adanya,” katanya.

Pria yang dijuluki 08 ini menambahkan memang peralatan perang Indonesia haruslah banyak. Sehingga pemerintah wajib melakukan penguatan terhadap alutsista Indonesia.

Misalnya, Indonesia ingin menjaga teritori, maka dibutuhkan TNI AU yang kuat dengan didukung oleh alutsista yang banyak.

“Jadi kita butuh angkatan laut yang kuat untuk menjaga kekayaan yang hilang,” ungkapnya.

Dia juga mempertanyakan berapa kapal laut yang dimiliki oleh TNI AL. Padahal laut Indonesia sangatlah luas. Sehingga apabila Indonesia menjadi kuat perlu diperhatikan juga alutsista penunjang TNI.

“Laut begitu luas kapal kita berapa?. Kita perlu satelit, kita perlu helikopter. Karena luas kita adalah 28 negara eropa,” pungkasnya.

(gwn/JPC)