Bak Perang, Bos PKS Bicara Serangan Infanteri, Kavaleri, dan Artileri

JawaPos.com – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman memerintahkan seluruh kadernya untuk lebih kreatif dan kompak dalam berkampanye. Itu disampiaikannya saat menggelar konsolidasi nasional pemenangan pemilu 2019 di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Minggu (14/10).

“Mari kita kombinasikan serangan infanteri, kavaleri, dan artileri ini. Semuanya harus sejalan, jangan sampai serangan udara kita salah sasaran malah nembak pasukan kita di darat. Saya kira ini tidak boleh terjadi,” kata Sohibul dalam pidato sambutannya dihadapan ribuan kader PKS.

Dia juga meminta para tokoh sentral PKS untuk lebih berhati-hati mengeluarkan statement di media massa. Sebab menurut Sohibul, kesalahan pernyataan dapat berimbas besar kepada pengurus partai yang berada di level bawah.

“Antum harus berhati-hati, ketika antum salah statement maka yang jadi korban adalah pasukan infanteri di lapangan. Mereka kesulitan menjelaskan kepada masyarakat. apa yang antum maksudkan. Terlebih kalau itu kesalahan fatal,” ucapnya.

Di sisi lain, Sohibul juga mengajak seluruh kader untuk tetap betawakal ke Allah SWT. Dengan begitu, kata dia, nantinya segala kegiatan dan upaya dapa lebih dimudahkan.

“Mari luruskan niat kita, rapatkan barisan kita, dan bekerja lah dengan all out. Tidak boleh ada yang tidak semangat dalam bekerja,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Pemilu (TPP) PKS, Chairul Anwar menuturkan, konsolidasi akbar nasional kali ini ditujukan untuk pengukuhan kekuatan partai dari tingkat pusat hingga tingkat bawah.

“Soliditas PKS makin kukuh dan optimistis meraih kemenangan di masing-masing wilayah untuk target naik kelas menjadi partai papan atas,” kata Chairul di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Minggu (14/10).

Untuk mewujudkan hal itu, imbuh Chairul, pihaknya meminta para caleg dapat mewujudkan pemilu yang berintegritas. Dia juga mengimbau seluruh kader untuk tidak menggunakan praktik-praktik kecurangan guna memenangkan kontestasi politik.

“Mari kita menangkan pemilu dengan cara yang bermartabat dengan tetap dakwah. InsyaAllah PKS menjadi partai papan atas. Ingat PKS memang partai tapi tetap dakwah sebagai panglimanya,” pungkasnya.

Dalam acara tersebut, hadir pula,Ketua Majelis Syuro Salim Segaf Al-Jufri, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid, Anggota Majelis Syuro PKS Tifatul Sembiring, Presiden PKS Sohibul Iman, dan Sekjen PKS Mustafa Kamal. 

(aim/JPC)